entah bagaimana kenapa kini begitu saja

yah waktu semakin larut dan aku akhirnya mencoba menambah kelebihan diri dengan sedikit menulis. sebagai cita-cita yang rasanya sangat sulit dicapai, langkah awal adalah dengan membuat sebuah blog baru ferlisacute.livejournal.com ya untuk eksistensi diri saja dan memberikan sedikit space bagiku di arena yang lebih luas agar bisa bercerita tentang sekelumit diriku. hal biasa dan gak penting pun bisa saja ada di sana. karena setiap detik hidupkan pasti berharga asal digunakan untuk yang bermanfaat.

                            

amusement park

duh tak terbayangkan rasanya di awal-awal menaiki sebuah permainan baru yang akhirnya ternaiki juga. Tornado sebuah nama badai yang diharapkan euforianya bahkan kedhsyatannya dapat menggoyahkan manusia. adrenalin berpacu keras untuk menikmatinya. wonderful. terayun-ayun bahkan terputar-putar dan dibanting-banting layaknya sate yang diguling-gulingkan ke sana ke mari. ah..ingin rasanya naik dua kali. tapi apa daya. mengantri di waktu libur sama saja bunuh diri. tiga jam mengantree sama dengan perjalanan jakarta-bandung. fenomenal. bagi kota jakarta yang rasanya masih saja (padahal gak juga tuh...) kekurangan tempat libur semua umur. masih saja bejubel orang menghampiri. entah murah atau mahal sekalipun. lumayan. dapat karcis diskon, atau pake kartu BNI or whatever bisa bikin kantong tak terlalu bolong. apalagi dinikmati bersama teman-teman dan sanak famili. mengantri sambil bergosip. perfect. liburan penuh dengan berita, lelah bermain-main, makanan, dan shopping.

bandung pun menjadi sasaran utama aku dan abangku. menyusuri distro, bertemu teman lama, dan sekedar hang out di tempat makan yang cozy dan murah. hahaha. tak terlupakan. kaki lelah sehari berjalan tak menjadi masalah besar. Nonton dvd korea apalagi. seru banget. menikmati sambil ngemil kue bikinan mama.

Mudah-mudahan aku bisa kembali merasakan liburan seperti kali ini. Amin.

Libur Bubur Tak Terkubur

Jalan-jalan bersama teman di waktu libur memang menyenangkan. Kemarin, dengan ongkos secukupnya dan bermodal dua buah kamera digital, jadilah kami mengarungi Depok-Bogor dengan menaiki KRL yang, jujur, sangat jarang aku naiki. Berbekal roti berisikan meses dan mentega, aku dengan beberapa teman kampus menikmati wisata nasional kami ke kebun Raya Bogor. Berfoto dan bergaya menjadi bumbu perjalanan yang juga dilengkapi dengan edukasi singkat (singkat banget) melihat-lihat berbagai jenis tanaman yang sepertinya dilindungi dan bangunan-bangunan unik sebagai bagian sejarah Indonesia. Seperti Istana Bogor yang menjadi tempat nikahnya si cantik Annisa Pohan. Kalo gak salah ya. Maklumlah, memang baru pertama kalinya aku menginjakkan kaki di kebun raya itu. Waktunya memang singkat, setelah makan Padang di pasar, kamipun mengarungi kota Bogor berkeliling menaiki angkot yang akhirnya berujung di stasiun Bogor. Pulang dan sampai di Depok, mengobrol sebentar di Detos (uh..males sebenarnya di sana), dan berjalan-jalan ringkas just for window-shopping di Margo City. Lalu, pulang. Itulah review panjang perjalananku ke Bogor bersama teman-teman. Cukup menikmati. Mungkin akan lebih seru kalau lanjut ke taman buah mekar sari atau sejenisnya. Apalagi kalau ada wisata kulinernya. Wah, tentu akan nikmat. 100_3364_edit1_1

Buku yang lagi aku baca Love for Show bagus juga untuk dinikmati sebelum tidur. Isinya menarik dan mudah dimengerti. Bandung banget memang. Tapi asik. Bahasa sanatai dan kocak. Walaupun aku belum baca sampai abis..(baru mulai), mungkin awal yang baik bisa membuat buku ini terlihat bagus. Perbedaan jenis buku Andi Eriawan yang dari Always, Laila ke Love for Show ini membuat aku cukup takjub juga. Keren.

Untuk Film yang baru saja aku tonton Kamulah Satu-satunya, yah secara aku 'penggemarnya' Nirina, lumayan lah. Not bad. Seperti petualangan Janji Joni. Unik. Beda. BIsa bikin penonton ketawa. Nirina keren, apalagi Junior. Tapi Marahnya Didi Petet bisa bikin aku ingat bonyok di rumah.. hiks hiks...

Kamulah_satu2nya_1

genderang perang

entah apa yang terjadi sehingga kata genderang dan perang terlintas begitu saja.seperti ingatan akan puisi lawas. namun ada suatu perasaan ingin mengeluh yang sangat dalam dan penyesalan yang tentu saja datangnya tak tepat waktu. ingin rasanya mengeluh akan kecengenganku sebagai seorang 'single fighter' (tepat gak ya digunakan kata ini..ya gitu lah...) hidup tanpa asuhan orang tua yang terpisah jarak dan pulau. ingin rasanya mengeluh untuk pulang dan tinggal bersama kehangatan mereka. namun setengah lebih perjalanan mencari masa depan rasanya tak cukup bermakna jika pulang bergitu saja dengan tangan kosong.

so, musik adalah genderang untuk memecah perang itu. seperti halnya band-band daerah yang (tanpa bermaksud mengecilkan arti keaderahan, secara jakarta berisi intan-intan berpotensi dari daerah..termasuk aku..amiiiin) memecahkan esensi kualitas musik negaraku yang menurutku sempat naik namun jatuh lagi akhirnya. aku tidak akan mau menyamaratakan semua band daerah seperi itu. karena banyak juga band yang pastinya berkualitas baik secara independen maupun komersil menyedot dengan kualitas tak diragukan. terinspirasi dari dua majalah musik lokal, invasi band-band daerah ini memang kadang bagus, kadang memalukan. dan memang tidak bisa disama ratakan arti musik bagi semua orang, begitu juga dengan arti kualitas bagi semua orang. menurutku, kalau sebuah band yang rasanya tidak pantas dikomersilkan, merusak mata, bahkan telinga, jauh2 deh dari yang namanya komersialitas. mengasah kualitas lewat jalur indie kadang tak salah juga. mengerti pasar tanpa melengahkan kualitas dan seni rasanya harus dipikirkan band-band yang menurut aku harus banyak belajar. mungkin aku sok mengkrtisi, namun setelah berpikir dan membaca, band-band seperti K***** band perlu lebih banyak mengekspolorasi kuliatas musik mereka. sedih rasanya melihat begitu. di indie tak perlu ragu lagi. tapi, mana berlian-berlian seperti Padi, GIGI,  yang juga dari daerah tapi bisa terngiang walau memang buka masanya. Era Nidji dan Maliq n D'essensials cukup memikat, namun kini..ah. ring back tone pun sudah ternoda. rasanya cukup percaya pada naif saja. kejatuhcintaanku kini akan seni dan bisnis (komersialitas). aku mungkin bukan siapa-siapa, tapi tak apakan sedikit meluapkan rasa sebagai seorang awam penikmat musik.

back to me myself..secara hari liburpun tlah tiba ingin rasanya berjalan2 lagi. bandung sebagai place of interest rasanya menjadi kota nomor satu yang ada dalam list liburku. journal kegiatan sampai tanggal 15 Juli pun telah diatur demi menikmati kesenggangan waktu sebelum melumat tebalnya bahan skripsi dan letihnya berpikir akan kelulusan nanti. semoga kecengengan ini tidak akan menjadi boomerang yang membuat aku lemah untuk mencapai sebuah semangat juang. kata orang bijak, yang penting proses, bukanlah hasil. tapi sebagai manusia biasa, mana ada yang liat usaha pasti liat IPK...hahaha sudahlah. cukup, banyak bicaranya..pulang dan hempaskan badan di atas kasur, teman dan berdoalah agar usahamu mencapai cerah di hari esok. tak usah mengeluh lagi. kalo kata naif, tersenyumlah meski kau terluka.


peace out!

sindrom baru asoy geboy

Pergolakan batin dimulai sekitar 3 minggu yang lalu. Di saat iklan di radio sudah menggema. Naif akan menampilkan kegokilan mereka di sebuah daerah eksis. Mengisi kemeriahan ulang tahun radio yang 3 tahun terakhir menemani kerepotan hidup aku. Mulailah dengan menghubungi teman sebangsa setanah air untuk mari bersama menyaksikan ke'najis'an David, my real idol. Dengan goal yang sama meraih kesenangan setelah kesetresan menimpa, tak ada salahnya untuk melepas penat ajojing bersama naif di parkir timur senayan. bukan untuk berleha-leha tapi untuk sedikit menyisakan kisah kenangan untuk dijadikan bahan journal-ku untuk diingat di hari tua. mengapa begitu? di usia yang sudah tidak lagi muda (i'm 20 something kan...) masih mau datang ke acara ABGong..hihihihi. sambil teresenyum kecil. tak apalah.

16062007286_a

untuk kedua kalinya aku menyaksikan kehebohan naif. an**it. kreatif abis. gak pernah bosen. "televisi" terngiang dan "ajojing" menggema. membuat aku, niong, ebi, dan putri terhenyak bergoyang sedikit gila bersama ribuan orang2 yang walaupun berdansa bak upstairs syndrom, aku tetap dengan retropolis style ala ferlisacute. (Btw, aku fotoan ma Jimi loh..sebagai announcer yang aku dengar tiap pagi, hidup the upstairs, too...) hehehehe.

Nty_n_jimi_the_upstairs

gak penting ya...just intermezzo...

walupun sempat terjadi insiden memalukan dimana seorang ferlisa menyapa seorang cowok yang dikira adalah teman smu dulu waktu di duri. ah betapa senangnya kalau bertemu teman lama. tapi ternyata malang tak bisa ditolak. dia bukan orang yang aku maksud...sumpah malu. untungnya dia bukanlah orang yang 'heboh' memberitakan kejadian memalukan ini kepada teman2nya yang ganteng itu. lagi pula ini di saat naif  berkumandang. aku pikir dia temanku yang kuliah di fk ui. huah...kantuik lah..

ah apalah artinya itu jika dibanding aku dan kawan-kawan bisa berbahagia berdenang bersama naif. sumpah senangnya melihat lagi naif dengan kegokilan mereka. aku cinta mereka. gila dan kreatif.

100_3347_a

yaudahlah..yang penting besok ada ujian kebisingan&getar yang harus segera di tamatkan..ya Allah mudah2an aku bisa lulus ujian ini...amin..the last one.

thx for jimi yang udah mau berpoto-poto bersamaku, dan Naif untuk waktunya yang terasa begitu cepat kala itu di trax youth karena aku belum sempat berasoy geboy dengan "mobil balap"-mu...

para pemuda pemudi

Para Pemuda Pemudi

Curhat :

Hari ini aku merasakan lagi kerasnya kehidupan Jakarta. Kerasnya mencari ilmu dan menggapai ip membanggakan (demi cita-cita mulia magang di tempat bergengsi...amin). PBL 2 sks serasa 4 sks. Fire 2 sks serasa 5 sks, ditipu supir angkot sehingga berkeliling2 kota di jatinegara nan panas dan jauh itu. Ah. Aku capek. Mana Toksikologi Industri menunggu untuk segera diujiankan. Dan nilai uts-ku tak sesuai pula dengan harapan dulu, kini harus berusaha tunggang langgang demi 3 sks. Semoga bisa. Amin. Ah. Ingin rasanya aku berlari ke hutan kemudian terikku. Aku mau bingar. Aku mau di pasar. Bosan aku dengan penat. Dan enyah saja kau pekat...

Alah-alah...sialnya barusan aku sempat bersendawa di sebelah cowok yang lumayan membuat mata aku menoleh ke arahnya. Sial. Padahal ingin terlihat oke. Tak apalah.. Inilah efek najis dari maag kronis yang mengakibatkan kehilangan percaya diri akibat seringnya keluar gas beracun dari atas dan bawah. Ya Allah sembuhkanlah penyakitku ini..supaya gak bikin ani repot lagi dan gak bikin mama papa khawatir di sana. (eh plus..bisa belajar buat ujian...) OKeh..

swallow

Sial...hari ini sandal tali aku yang baru aku beli 3 bualanan yang lalu harus melepaskan nyawanya karena putus di tengah jalan.

Dengan tertatih2 aku berusaha mencari warung terdekat. Hari ujan pula. Sial naas bener. Untunglah dengan lincahnya kakiku berjalan menyusuri gang senggol, sebuah jalan kecil menuju kampus. Akhirnya aku menemukan sebuah warung yang lumayan terang di samping otokopian favorit anak2 FKM. "BU, Berapa sandal jepitnya?"

"Enam ribu neng..".. Sial..abiss deh duit gw...parah...

Akhirnya snadal jepit paling mahal di dunianya ini aku beli dengan harga 6ribu (kurang ajar...). Dan bergaya dengan warna merah putih yang tentunya cukup nasionalis dan tetap ngejreng walaupun hari ujan. Sebagai warna favorit menambah kepedean sang ferlisacute...

Sial.

Eh spiderman seru gak ya...?

Mudah2an mantap....

Retropolis

Hari ini aku malu2 sendiri gitu. Padahal yang ditaksir itu temen aku. Hihihi. Lumayan ganteng sih..Tapi, Kok aku yang malu2 sendiri ya..dasar aneh...

Hehehe..aku heran kenapa ya...ngupil itu enak. suka2 nih, kalo di tempat umum, gak tahan kalo gak ngupil. Alhasil harus ke wc dulu deh, atau nutupin pake tisu. Hehehehe. Sumpah ya, Mendalami satu demi satu upil tuh dahsyat banget. Jangan ditanya deh mau diapain upilnya kalo udah dapet..Tapi yang pastinya harus tetep higienis. Huahahaha.....

Berita buruk, aku gak bisa ngerjain ujian Pengelolaan LImbah Industri. Sumpah ya tu soal2nya berasa anak teknik. Parah!! Esai 6 pilgan 20. Tapi bahannya bejibun nyet! Aneh. Mana esainya kayak apaan tau. Gak bisa deh. Ya Allah mudah2an aku lulus deh..amiiinnnn

Berita baik. Aku dah beli CD Naif. Yeeeee!!! Seneng banget. Mana lagunya dahsyat2. Judul albumnya Televisi, dan menurut aku lagu jagoannya selain Di Mana Aku Di Sini tu adalah Televisi. keren deh. Mana lagu ciptaan Emil buat bininya juga bagus. Judulnya Nyali. it's so romantic and still Retro!!!

Btw, kangen rumah nih.., kangen Temen2 lama. Kangen SMA, kangen semua...

Apakah ada juga yang kangen ma aku dengan masa2 dulu...

Hopefully

Rock and Roll

Senin kemarin aku sempat dengar radio. Trax Fm. Ada bintang tamunya Melanie Subono. Disitu Buluk ama Jimmy nanyain menurut Melanie Apa arti kata Rock n Roll? Trus dia bilang Rock n Roll adalah gaya hidup yang sulit dideskripsikan. Menurut Bimbim Slank (kata Melanie kalo gak salah nih) orang yang ter-Rock n Roll menurut Bimbim yaitu Paris Hilton. Loh kok?

Mungkin dengan kebebasan yang dia miliki. Hidup sesukanya tapi bisa menjadi seseorang dan memberikan sesuatu untuk banyak orang.

Klo aku cari di Wikipedia yang bahasa indonesia nih.. Rock n Roll artinya (copy paste aja yah..)

Rock and roll (sering ditulis sebagai rock 'n' roll) adalah genre musik yang berkembang di Amerika Serikat di akhir tahun 1940-an, dan mencapai puncak kepopuleran di awal tahun 1950-an. Dari Amerika Serikat, genre musik ini tersebar ke seluruh dunia. Rock and roll melahirkan berbagai macam subgenre yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock.

Ciri khas rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik. Rock and roll menggunakan beat yang didasarkan salah satu ritme musik blues yang disebut boogie woogie ditambah aksen backbeat yang hampir selalu diisi pukulan snare drum. Versi klasik dari rock and roll dimainkan dengan satu atau dua gitar listrik, gitar bas listrik, dan drum set. Perangkat kibor sering dimainkan sebagai alat musik tambahan. Bila dimainkan dengan dua gitar listrik, gitar listrik yang dimainkan untuk memberi melodi disebut guitar lead, sedangkan gitar untuk memberi ritme dan harmoni disebut gitar ritme. Saksofon sering dijadikan instrumen melodi pada gaya rock and roll awal tahun 1950-an, tapi digantikan perannya oleh gitar elektrik di pertengahan tahun 1950-an. Di akhir tahun 1940-an, bentuk awal rock and roll bahkan memakai piano sebagai instrumen melodi. Salah satu cikal bakal rock and roll adalah musik boogie woogie dengan piano sebagai melodi, seperti permainan musik berbagai kelompok big band yang mendominasi dunia musik Amerika dekade 1940-an. Kepopuleran rock and roll secara massal dan mendunia ternyata menimbulkan dampak sosial yang tidak terduga. Rock and roll bukan saja mempengaruhi gaya bermusik, tapi sekaligus gaya hidup, gaya berpakaian, dan bahasa. Selain sukses di dunia musik, bintang-bintang di periode awal rock and roll juga sukses di dunia film dan televisi. Elvis Presley, misalnya merupakan bintang rock and roll yang sukses sebagai bintang film dan televisi.

Istilah slang "rock and roll" sering dipakai orang berkulit hitam untuk menyebut "hubungan seks". Penyanyi wanita Trixie Smith pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" dalam lagu "My Baby Rocks Me With One Steady Roll" yang diedarkan tahun 1922.

Entahlah kalo itu bisa menjadi gaya hidup. Mempengaruhi musik-musik modern saat ini. Yang tentunya lebih variatif yang berdasar dari ciri khas Rock n Roll tersebut. Yang pasti musik untuk dinikmati tanpa bisa dikotak-kotakkan (menurut aku). Walaupun mungkin ada musik-musik tertentu yang agak 'kurang' bagi orang-orang tertentu. tapi setiap orang punya hak untuk mengabdi pada musik apapun yang dipilihnya, dihidupiya, dan dijalaninya. Mungkin benar kata Bimbim. Mungkin benar kata Melanie. Tapi yang pasti aku akan selalu penasaran apa itu Rock n Roll.

Apa Kata Dunia?

Huak. Aku ingin teriak nih. Ujiannya susah banget. Kayaknya harus makan dan nyari cemilan yang banyak nih.

Hm. Tadi waktu di milis ngebahas tentang film nagabonar jadi dua. Walaupun agak telat, tapi aku jadi ingin buka situsnya. Sebuah film yang menarik. Udah diputar dari tanggal 29 Maret 2007.

Diperankan oleh Dedi Mizwar (Nagabonar), Tora Sudiro (Bonaga), Darius Sinathrya (Pomo), Uli Herdinansyah (Ronnie) , Michael Muliadro (JAKI), dan Wulan Guritno (Monita).

Membuat aku menangis (padahal nontonnya ama teman2...). Aku ambil dari situsnya www.nagabonar2.com. Dalam situsnya disebutkan

Dikemas dalam drama komedi, film “NAGABONAR jadi 2” sarat dengan pesan tentang: CINTA laki-laki dan perempuan, CINTA orangtua dan anak, CINTA dalam persahabatan, CINTA tanah air, termasuk CINTA dalam melihat “perbedaan”.

Sumpah ya, filmnya itu emang benar2 sarat dengan semua yang disebutin di atas. Mengulik rasa nasionalis aku. Apalagi bagian Nagabonar nyari2 kuburan Jendral Sudirman, atau hormat waktu upacara bendera. Duh, aku jadi ingat waktu sekolah dulu yang mau upacara aja malas2an. Aku pasti nyari tempat barisan paling belakang. Padahal ketek. Hehe ya gak kelihatan lah pemimpin upacaranya. Gimana mau konsentrasi upacara...(Eh, kata-kata "Bengak" di film ini mengingatkan aku ama kota Duri tercinta...hihihihi.."dasar bengak!")

Banyak banget pesan2 penting serta penyindiran yang mantap. Nagabonar yang nasionalis gak seperti orang-orang masa kini yang kebanyakan mementingkan uang tanpa mementingkan rakyat. Semua tersirat tapi terlihat. Memang indah. Komedi nasionalis yang modern. Walaupun udah lama beredar tapi sepertinya banyak juga cinemas yang masih mutar film nagabonar jadi 2.

Semoga bakal banyak lagi film baru2 yang sarat makna seperti film ini.

CD naif udah beredar nih..ada yang mau beliiin??? hehehehe

My Photo
Powered by Friendster Blogs